Mengenal Bentuk dan 10 Macam Permukaan Batang

Diposting pada
Mengenal Bentuk dan 10 Macam Permukaan Batang
5 (100%) 1 vote

Bentuk dan Permukaan Batang

Bentuk batang pada umumnya bulat. Meskipun demikian, beberapa tumbuhan memiliki bentuk batang yang tidak bulat. Bentuk batang menjadi kunci dalam determinasi dan mengklasifikasi tumbuhan. sebelum nya sudah paham tentang morfologi dan jenis-jenis batang bukan ?? nahh artikel ini melanjutkan artikel sebelum nya. Artikel ini akan membahas lengkap tentang bentuk batang dan 10 jenis permukaan batang. Simak baik-baik yaaa..

Pada tumbuh-tumbuhan yang tergolong pada kelas monokotil (Monocotyledoneae) biasanya mempunyai batang yang besarnya dianggap tidak berubah dari pangkal sampai ke ujung. Sedangkan pada tumbuh-tumbuhan yang tergolong kelas dikotil  (Dicotyledoneae), bentuk batang pada umumnya mengecil pada bagian atas, yang di anggap sebagai suatu kerucut, sesuai dengan pertumbuhan ujung batang dan cabang-cabangnya.

Bentuk batang sendiri biasanya di lihat dari penampang melintangnya, berdasarkan hal ini, bentuk batang tumbuhan di bedakan yaitu bulat, bersegi dan pipih. Batang bulat (teres), jika penampang melintangnya menunjukkan bangun lingkaran. Batang bulat dapat ditemukan pada kebanyakan tumbuhan, contohnya batang bulat pada bambu.

Pada batang bersegi (angularis), penampang melintang batang menunjukkan bangun segitiga (triangularis) dan segiempat (quadrangularis). Batang segitiga dapat ditemukan pada jenis-jenis teki  (Cyperus sp). Tumbuhan berbatang segi empat dapat ditemukan pada tumbuhan markisa (Passiflora quadrangularis), anggur (Vitis sp) dan sebagainya.

Untuk batang pipih, penampang melintang batang yang terlihat biasanya berbentuk elips atau setengah lingkaran. Batang pipih biasanya selalu melebar menyerupai daun, sehingga mengambil alih tugas daun pula. Batang yang bersifat demikian dinamakan filokladia (Phyllocladium) dan kladodia (Cladodium).

Baca Juga  Periderm - Penjelasan Struktur Periderm Penting

Batang bersifat filokladia jika bentuk batang sangat pipih dan mempunyai pertumbuhan yang terbatas, misalnya pada jakang (Muehlenbeckia platyclada). Sedang kan batang bersifat kladodia, jika batang masih tumbuh terus dan mengadakan percabangan, misalnya dari jenis-jenis kaktus ( Opuntia microdasys ).

 

 

Permukaan pada batang
Permukaan pada batang

Dilihat dari permukaannya batang tumbuh-tumbuhan juga memperlihatkan sifat yang bermacam-macam, yaitu :

  1. Licin (laevis), misalnya batang jagung (Zea mays)

  2. Berusuk (costatus), jika pada permukaannya terdapat rigi-rigi yang membujur, misalnya iler (Coleus scutellarioides)
  3. Beralur (sulcatus), jika pada arah membujur batang terdapat alur-alur yang jelas, misalnya pada Cereus peruvianus
  4. Bersayap (alatus), biasanya pada batang yang bersegi, tetapi pada sudut-sudutnya terdapat pelebaran yang tipis, misalnya pada gadung (Dioscorea alata)
  5. Berambut (pilosus), seperti misalnya pada tembakau (Nicotiana tabacum)
  6. Berduri (spinosus), misalnya pada mawar (Rosa sp)
  7. Memperlihatkan bekas-bekas daun, misalnya pada papaya (Carica papaya) dan kelapa (Cocos nucifera)
  8. Memperlihatkan bekas-bekas daun penumpu, misalnya nangka  (Artocarpus integra), kluwih (Artocarpus communis) dan
  9. Memperlihatkan lentisel, misalnya pada sengon (Albizia stipulata)
  10. Keadaan-keadaan lain, misalnya lepasnya kerak (bagian kulit yang mati) seperti terlihat pada jambu biji (Psidium guajava).

Terimakasih, semoga artikel ini bermanfaat.

baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Batang Secara Lengkap

http://dosenbiologi.co.id/mengenal-jenis-j…g-secara-lengkap/