8 Macam Kelainan pada Sistem Koordinasi

Sistem koordinasi dapat mengalami gangguan atau kelainan yang disebabkan oleh kecelakaan, infeksi kuman, defisiensi nutrien atau faktor genetik. Berikut ini adalah beberapa contoh kelainan pada sistem koordinasi.

8 Macam Kelainan pada Sistem Koordinasi
8 Macam Kelainan pada Sistem Koordinasi
  1. Amnesia

Amnesia adalah ketidakmampuan seseorang untuk mengenali kejadian-kejadian atau mengingat apa yang terjadi dalam satu periode di masa lampau akibat goncangan batin atau cedera otak. Penderita amnesia sering kali lupa akan identitas dirinya dan orang lain atau kejadian yang mula-mula dikenalnya dengan baik.

  1. Stroke

Stroke adalah kerusakan otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah diotak. Penyumbatan pembuluh darah dapat terjadi akibat penyempitan pembuluh darah (anterioklerosis), penyumbatan oleh sebuah emboli atau karena keduanya. Anterioklerosis dan stroke lebih sering terjadi pada penderita tekanan darah tinggi. Stroke menyebabkan wajah menjadi tidak simetris.

  1. Cutter

Penderita cutter diduga ratusan hingga ribuan orang. Penderita selalu melukai dirinya sendiri pada saat depresi, stres atau bingung.

  1. Neuritis

Neuritis adalah radang saraf yang disebabkan oleh pengaruh fisik, seperti tekanan pukulan atau patah tulang. Neuritis dapat pula disebabkan oleh racun atau defisiensi vitamin B1, B6 dan B12. Penderita mengalami rasa sakit didaerah saraf dan terkadang semutan.

  1. Transeksi

Transeksi adalah kerusakan sebagian atau seluruh segmen tertentu dari medula spinalis, misalnya karena jatuh atau tertembak yang disertai dengan hancurnya tulang-tulang belakang (vertebrata). Transeksi pada daerah servik menimbulkan lumpuh tungkai atas dan bawah. Transeksi di atas pembesaran lumbar menimbulkan lumpuh kedua tungkai bawah. Transeksi juga disertai dengan hilangnya segala kepekaan.

  1. Parkinson

Parkinson adalah penyakit yang disebabkan oleh berkurangnya neurotransmitter dopamin pada dasar ganglion. Gejalanya tangan gemetar sewaktu istirahat (tetepi gemetar tersebut hilang saat tidur), sulit bergerak dan kekakuan otot. Otot muka kaku menimbulkan kesan seolah-olah bertopeng, mata sulit mengedip dan langkah-langkah menjadi kecil dan kaku.

  1. Epilepsi

Epilepsi adalah suatu penyakit yang terjadi karena dilepaskannya letusan-letusan listrik (impuls) pada neuron-neuron diotak. Penyebabnya antara lain tedapat nya jaringan-jaringan parut diotak dari bekas luka sewaktu kelahiran atau karena infeksi, tumor dan gangguan metabolisme.

  1. Neurostania (Lemah Saraf)

Penderita lemah saraf biasanya pemarah, kecil hati dan kurang tenaga. Penyakit lemah saraf ada yang terjadi akibat pembawaan lahir ada juga yang terjadi akibat keracunan.

Terimakasih, semoga artikel ini bermanfaat

Baca juga : Indra Pendengaran (Telinga) – Struktur dan Mekanisme Mendengar

https://sel.co.id/indra-pendengara…anisme-mendengar/ ‎

8 Macam Kelainan pada Sistem Koordinasi
5 (100%) 2 votes