Ciri – Ciri serta Anggota Filum Nematoda Lengkap

Diposting pada
Ciri – Ciri serta Anggota Filum Nematoda Lengkap
Rate this post

Nematode berasal dari kata nematos yang artinya benang, dan oidos yang artinya bentuk. Cacing ini juga sering disebut cacing gilik. Diantara filum yang lain,  filum ini mempunyai anggota yang terbanyak, baik jenis maupun individunya. Dalam artikel ini akan membahas lebih rinci tentang nematoda.

Nematoda
Nematoda
  1. Ciri-Ciri Umum Nematoda

  • dapat di jumpai di darat, air tawar, dan air laut, dari daerah kutub hingga daerah tropis.
  • Hidupnya bersifat bebas,namun ada pula yang parasit pada tumbuhandan hewan.
  • Tidak memiliki sistem peredaran darah dan jantung,tetapi mengandung cairan semacam darah yang dapat merembes ke bagian tubuh akibat kontraksi tubuh.
  • Bentuk tubuhnya gilik panjang degan simetri bilateral
  • Tubuhnya tidak memiliki silia dan tidak bersegmen, dilapisi oleh kutikula transparan.
  1. Sistem Pencernaan Makanan

Sistem pencernaan nya sudah lengkap dan memiliki cairan seudoselum yang membantusirkulasi makanan ke seluruh tubuh. Saluran pencernaan berupa pipa lurus yang dimulai dari kerongkongan di lanjutkanke usus dan berakhir di anus.

  1. Sistem Ekskresi

Terdiri atas dua saluran lateral yang bermuara di sebuah lubang di bagian ventral

  1. Sistem pernafasan

Pernapasan dengan pertukaran gassecara difusi melalui permukaan tubuh.

  1. Sistem Syaraf

Sistem sarafnya sudah berkembang lebih baik dari pada platyhelmintes, yaitu dengan adanya ganglion selebral dan berkas saraf longitudinal yang berjumlah 2-3 buah.

  1. Sistem Reproduksi

Reproduksi secara seksual. Alat kelamin jantan dan betina tepisah. Umumnya,cacing betina lebih besar dari pada cacing jantan. Perbedaan lain terdapat pada bagian ekor. Pada hewan jantan, di dekat lubang anal terdapat tonjolan yang disebut penial setae yang di gunakan untuk kopulasi, sedangkan pada betinatidak ada.

  1. Anggota Filum Nematoda
  • Cacing Gelang ( Ascaris lumbricoides)

Umumnya hidup sebagai parasit dalam usus manusia. Hewan ini bersifat kosmopolit ( terdapat di segala tempat ), terutama di daerah tropis. Ascaris menyebabkan penyakit  yang di kenal dengan ascariasis.

  • Cacing Tambang ( Ancylostoma)

Cacing ini parasit di usus manusia dan banyak di jumpai pada daerah pertambangan , terutama di daerah beriklim panas. Cacing ini menghisap darah sehingga dapat mengakibatkan kematian. Pada saat menghisap darah, cacng mengeluarkan zat anti koagulan yang mencegah terjadinya pembekuan darah korban

  • Cacing Kremi ( Enterobius vermicularis )

Hidup dalam usus besar manusia. Cacing betina panjang nya antara 9-15 mm. padasaat berttelur, cacaing betina menunjuk anus untuke memperoleh oksigen, yang di perlukan larva untuk pertumbuhan. Gerkan cacing inimenyebabkan rasa gatal di bagian anus.

  • Cacing Filaria ( Wuchereria bancrofti)

Cacing filarial mempunai inang perantara misalnya nyamuk dan inang tetap yaitu manusia padca bagian pembuluh getah bening. Pada siang harilarva berada di paru-paru atau di pembuluh darah besar. Pada malam hari, cacing pindah ke pembuluh arteri atas dan vena perifer ke dekat kulit.

  • Cacing Otot (Trivhinela spiralis )

Cacing ini menyebabkan penyakit trichinosis pada masnusia, babi, atau tikus.parasit masukke tubuh manusia melalui daging babi yang dimasakkurang matang .

  • Heterodera radiciola

Cacing ini hidup parasit pada akar tanaman dan menyebabkan bengkak pada akar.

Baca Juga  Mengenal Trematoda (cacing isap) Lengkap

 

Terimakasih, semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga : Mengenal Lebih Dalam Tentang Cestoda (cacing pita)

http://dosenbiologi.co.id/mengenal-lebih-d…toda-cacing-pita/